fbpx

Keunikan Pakaian Adat Sulawesi Selatan dan Rumah Adatnya

By

Keunikan Pakaian Adat – Sulawesi Selatan berada di wilayah Indonesia Tengah yang Ibu Kotanya berada di Kota Makasar.

Kota Makasar terbentuk dengan perjuangan yang lama dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sehingga dari proses ini menghasilkan beragam kebudayaan hingga suku bangsa seperti Suku Mandar, Suku Duri, Suku Pattinjo, dan yang paling terkenal adalah Suku Bone. Tidak hanya itu, sebenarnya masih banyak lagi suku yang ada di Sulawesi Selatan.

Membahas kebudayaan yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan tentunya akan banyak sekali, dari alat musik, bahasa, hingga pakaian.

Oleh karena itu disini Saya hanya akan membahas tentang keunikan pakaian adat dan rumah adat yang dimiliki Sulawesi Selatan.

Rumah Adat Sulawesi Selatan

rumah adat sulawesi selatan
borneochannel.com

Sulawesi Selatan mempunyai salah satu keunikan yang hampir jarang di miliki oleh daerah lain, yakni rumah adatnya.

Rumah Adat yang dimiliki oleh masyarakat Sulawesi Selatan di anggap sesuatu yang sakral karena di setiap rumah adat memiliki filosofi tersendiri.

Rata-rata rumah adat yang dimiliki oleh daerah ini mempunyai nilai artistik yang tinggi.

Dengan desain arstitekturnya yang masih kental khas timur yang menjadikan rumah adat di sulawesi selatan memiliki keunikan tersendiri.

Macam-Macam Rumah Adat Sulawesi Selatan Berdasarkan Suku

Rumah Adat yang terdapat di Sulawesi Selatan cukup banyak, oleh karena itu disini Saya akan membaginya terlebih dahulu berdasarkan Suku.

Karena jika sudah di sortir secara suku akan lebih mudah untuk mengetahuinya.

1. Rumah Adat Suku Bugis

Gambar terkait
sites.google.com/site/dennapratiwis/saoraja

Pembangunan rumah adat suku bugis ini dipengaruhi oleh agama islam dan budaya tradisional.

Rata-rata bangunan yang terkontaminasi agama islam kebanyakan menghadap ke arah kiblat, hal ini karena agama islam yang telah membudaya sejak lama.

Terdapat hal yang menarik dalam rumah adat suku bugis yaitu ornamennya.

Ornamen yang digunakan bukan hanya sekedar hiasan belaka akan tetapi melambangkan simbol status pemilik rumah.

2. Rumah Adat Suku Makassar

Rumah Adat Sulawesi Selatan
romadecade.com

Masyarakat makassar menyebut rumah adatnya dengan sebutan Balla.

Tentu saja rumah adat ini berbeda dengan rumah adat suku lainnya, hal ini bisa dilihat dari bangunan rumah panggung yang tingginya hanya 3 meter dari tanah.

Selain itu rumah ini hanya disangga menggunakan kayu, 5 di arah belakang dan 5 lagi di arah samping.

3. Rumah Adat Suku Toraja

keunikan rumah adat sulawesi selatan
ksmtour.com

Rumah adat suku toraja sering disebut juga dengan nama Tongkonan.

Tongkongan sering digunakan sebagai pusat kegiatan spritual, karena di percaya tongkongan melambangkan hubungan dengan leluhurnya sehingga tempat ini sangat cocok untuk melakukannya.

Tongkongan dibuat hanya dengan tumpukan kayu dengan ukiran warna hitam, merah dan kuning serta memiliki bangunan 3 bagian, yakni :

  • Atap (Atas ulu benua)
  • Badan rumah (Kalle benua)
  • Kaki rumah (Suluk bnua)

Hampir sama dengan kebanyakan rumah adat, dimana Toraja juga memiliki konsep keagamaan yang disebut dengan Passura (penyampaian).

4. Rumah Adat Suku Luwuk

rumah adat suku luwuk
aarumid.blogspot.com

Rumah adat suku luwuk dulunya merupakan rumah Raja luwu.

Bentuk rumah adat suku luwuk adalah persegi empat, dimana ukuran pintu dan jendela sama.

Perbedaan dari rumah suku luwuk yaitu terdapat pada pahatan ornamennya serta ukiran.

5. Rumah Adat Suku Mandar

rumah adat suku mandar
disparsulbar.com

Rumah adat suku Mandar ini sebenarnya hampir mirip dengan rumah adat makassar dan bugis, perbedaannya terdapat pada bagian teras yang lebih besar.

Keunikan Pakaian Adat Sulawesi Selatan

keunikan pakaian adat sulawesi selatan
youtube.com

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, baik dari pakaian, seni atau musik.

Tiap daerah pastinya memiliki perbedaan tersendiri, seperti keunikan pakaian adat jambi yang merupakan salah satu keanekaragaman budaya yang dimiliki indonesia.

Tidak terlepas dari Sulawesi Selatan, daerah ini juga tentunya memiliki keunikan tersendiri dari budayanya.

Salah satu ciri khas budaya dari Sulawesi Selatan adalah keunikan pakaian adatnya.

Keunikan inilah yang menjadi ciri khas pembeda untuk setiap daerah.

Beberapa Keunikan Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Dibawah ini adalah beberapa keunikan pakaian adat yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan :

  1. Pakaian adat Sulawesi Selatan untuk pria bernama baju balla dada yang terbuat dari kain lipa garusuk atau lipa sabbe.
  2. Baju balla dada biasanya menggunakan warna hitam, biru dan merah.
  3. Penutup kepala yang digunakan oleh pria yaitu passapu yang terbuat dari dari daun lontar.
  4. Pakaian adat Sulawesi Selatan untuk wanita bernama baju dodo yang terbuat dari bahan kain muslin.
  5. Baju dodo yang digunakan oleh wanita tidak memiliki lengan
  6. Ketika menggunakan Baju bodo akan terlihat mengelembung pada bagian punggung.
  7. Serta pada baju ini tidak terdapat jahitan pada bagian lehernya.
  8. Untuk aksesoris yang digunakan yaitu seperti keris, gelang, sapu tangan, rante sembang atau selempang, kalung, bando emas, kepingan-kepingan logam dan cincin.
  9. Variasi warna pada pakaian yang digunakan

Macam-Macam Pakaian Adat yang dimiliki Oleh Sulawesi Selatan

keunikan pakaian adat sulawesi selatan wanita
linstaslima.com

Setelah mengetahui beberapa keunikan yang terdapat pada baju adat Sulawesi Selatan, kali ini akan membahas tentang macam-macam pakaian adat yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan.

Seperti yang kita tahu bahwa Sulawesi Selatan ini terdapat beberapa suku didalamnya.

Sehingga akan terdapat beberapa macam pakaian adat yang berbeda tergantung suku tersebut.

Oleh karena itu dibawah ini adalah beberapa macam pakaian adat yang terdapat di sulawesi selatan.

1. Pakaian Balla Dada

Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa baju balla dada pakaian adat yang digunakan oleh pria.

Baju adat balla dada dibuat dari kain yang berbahan tebal jika dibandingkan dengan kain muslin yang digunakan untuk membuat baju adat bodo.

Pakaian ini biasa digunakan bersamaan dengan tutup kepala (passapu) dengan menggunakan bawahan paroci (celana) dan tidak lupa memakai bawahan lippa garusuk (sarung).

2. Pakaian Adat Tutu (Baju Adat Pria Suku Bugis)

Baju adat yang digunakan oleh pria suku bugis yaitu baju tutu atau sering disebut Jas tutu.

Bentuk dari Jas tutu yaitu lengan panjang dan memiliki kerah di leher serta pada leher baju dihiasi dengan kancing sepuhan emas atau perak.

Pakaian ini biasa dipadukan dengan celana paroci dengan penutup kepala yaitu songkok dan menggunakan kain sarung (lipa garusuk).

3. Pakaian Adat Bodo (Baju Adat Wanita Suku Bugis)

keunikan pakaian adat sulawesi selatan brainly
bloggerbugis.com

Jika pada pria suku bugis menggunakan pakaian adat tutu, maka untu wanita menggunakan Baju adat Dodo.

Pakaian ini sudah ada sejak lama bahkan termasuk busana tertua yang dimiliki oleh indonesia.

Baju ini memiliki bentuk menggelembung pada bagian punggung baju.

Keunikan pada pakaian adat ini yakni tidak memiliki jahitan pada lubang leher dan tidak terdapat lengan.

Adapun jahitan yang terdapat pada baju ini, hanya untuk menyatukan sisi kanan dan sisi kiri kain.

Penggunaan pakaian adat bodo ini telah berkembang, karena pada dulu penggunaan baju bodo menunjukan martabat dan usia yang menggunakannya.

Baju ini juga lebih sering digunakan untuk acara-acara resmi seperti pernikahan.

Akan tetapi untuk sekarang penggunaan baju adat bodo telah berbeda, karena tidak hanya digunakan pada acara pernikahan saja dan juga penggunaan warnanya pun lebih fleksible.

4. Pakaian Adat Pokko (Baju Adat Suku Toraja)

Pakaian adat ini sering digunakan oleh wanita suku Toraja.

Bahkan pakaian adat pokko kini di wajibkan oleh pemerintah kabupaten Tana Taroja untuk digunakan oleh PNS sebagai pelestarian terhadap kebudayaan.

Pakaian adat Pokka memiliki ciri-ciri yakni lengan yang pendak dan warna didominasi oleh merah, kuning dan putih

5. Pattuqduq Towaine (Baju Adat Suku Mandar)

Pattuqduq Towaine merupakan pakaian adat yang digunakan oleh suku Mandar.

Biasanya baju ini digunakan pada saat menari pattiqtuq dan ketika pernikahan.

Pakaian adat ini terdapat banyk jenisnya, seperti baju pokkoq atau busana rawang boko.

Baju adat ini juga biasa menggunakan aksesoris hiasan seperti tangan, badan, kepala yang mencerminkan budaya mandar.

6. Pakaian Adat Seppa Tallung (Baju Adat Suku Toraja)

Baju adat seppa tallung merupakan pakaian adat yang berasal dari suku toraja.

Pakaian adat seppa tallung adalah pakaian yang digunakan oleh kaum laki-laki.

Keunikan dari baju ini yaitu panjang bajunya hingga menyentuh bagian lutut.

Penggunaan pakaian adat ini biasa dilengkapin dengan aksesoris seperti gayang, lipa, kandaure dan masih banyak lainnya.

Kesimpulan

Tiap daerah tentunya memiliki keunikan budaya tersendiri, seperti halnya dengan daerah Sulawesi Selatan.

Daerah ini memiliki keunikan dari rumah adatnya yang masih kental dengan budaya agama islam, sehingga beberapa bentuk dari rumah adat menghadap ke kiblat.

Selain itu, Sulawesi Selatan juga memiliki keunikan dalam hal pakaian adat sama seperti keunikan pakaian adat jawa barat dan bali.

Keunikan-keunikan inilah yang menjadi ciri khas setiap daerah.

Terima Kasih telah berkunjung dan membaca Keunikan Pakaian Adat Sulawesi Selatan dan Rumah Adatnya.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: