Langkah Awal Bisnis Semi Dropship Ala AdityaRizal.id – Tips & Trick

By

Banyak sekali jenis – jenis bisnis yang terdapat di internet, mulai dari Dropship, Blogger, Youtuber, hingga freelancer.

Seperti yang sudah Saya jelaskan pada artikel sebelumnya tentang macam – macam bisnis di internet, sesuai dengan pengalaman Pribadi Penulis Cluads.com.

Akan tetapi di artikel kali ini saya akan membagikan sebuah tips bermain bisnis Semi Dropship yang cocok dicoba untuk pemula.

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus bisa membedakan terlebih dahulu tentang Dropship, Semi Dropship dan Resseler.

Perlu diketahui juga bahwa penamaan bisnis Semi Dropship ini berasal dari inisiatif penulis, sehingga jika terdapat materi yang tidak berkenan harap dimaklumi karena ini berdasarkan pengalaman pribadi.

Persamaan Dropship, Resseler dan Semi Dropship

Secara sederhana kesamaan dari ketiga bisnis tersebut adalah sama – sama tidak menyetok barang.

Yang mempunyai barang secara langsung adalah Supplier sehingga Dropship, Resseler dan Semi Dropship hanya sebagai pihak ke 3 yang menjual kepada Buyer atau pembeli.

Perbedaan Dropship, Resseler dan Semi Dropship

Perbedaan dari ketiga bisnis ini tidak terlalu signifikan hanya berbeda dalam media yang digunakan dan pengiriman barang.

  1. Dropship

Untuk jenis Dropship media yang digunakan adalah Marketplace (Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, dll).

Sistem kerja dropship biasanya mengambil foto & deskripsi produk A dari marketplace Tokopedia kemudian di jual kembali di Shopee, Bukalapak, Lazada atau sebaliknya.

Ketika ada yang pesan barang kepada dropship, maka si dropshiper akan melakukan order atas barang yang dipesan buyer kepada seller (penjual pertama) melalui Marketplace yang di copy foto & deskripsnya sesuai penjelasan di atas.

Ketika memesan barang maka si Dropshiper harus mencantumkan alamat pembeli, sehingga barang langsung dikirimkan kesana tidak dikirimkan kepada kita terlebih dahulu.

Sehingga kita tidak menerima barang sama sekali, tugasnya hanya mencopy produk dari marketplace A ke Marketplace B, C E, dst. Kemudian melanutkan orderan atas produk yang dipesan.

Untuk menjadi seorang Dropship Anda harus mempunyai modal yang kuat, karena perputaran uang di Marketplace cukup lama.

Supaya bisa menerima pembayaran harus menunggu barang sampai ke pembeli sehingga dana dari marketplace bisa ditarik.

2. Resseler

Resseler hampir sama dengan dropship tetapi berbeda dari media yang digunakan.

Biasanya Resseler memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya seperti Facebook, Instagram, Whatsapp, dll.

Resseler biasanya mengambil barang dari supplier atau grosir secara langsung karena harga yang lebih murah, biasanya resseler memasarkan produk terlebih dahulu melalui Status di Sosial Media dengan cara mengambil foto dari supplier.

Kemudian jika ada yang pesan biasanya dikumpulkan terlebih dahulu hingga beberapa orang sebelum nanti di orderkan ke suppliernya untuk meminimalisir ongkos kirim.

Resseler biasanya memesan barang melalui Marketplace atau OnlineShope yang sudah terkenal.

Sistem dari Riseller adalah memasarkan produk terlebih dahulu, jika ada yang memesan lalu membeli barang yang dikirimkan kepada kita dahulu yang nantinya barang tersebut dikirim kepada user secara langsung.

Perbedaan Dropsip dan Resseler adalah dibagian pengiriman.

Jika di dropship barang dikirim secara langsung kepada pembeli, maka di Resseler barang dikirim kepada pihak penjual ke 2. Sebelum nantinya dikirim kepada pembeli.

3. Semi Dropship

Dalam bisnis Semi Dropship sistemnya hampir sama dengan teknik Dropship, perbedaannya hanya dalam pengiriman.

Jika dalam bisnis Semi Dropship barang dikirim secara langsung oleh kita bukan melalui supplier, akan tetapi kita juga tidak perlu menyetok barang terlebih dahulu.

Sistem kerjanya hampir sama seperti Dropship mencopy foto & Produk dari Marketplace kemudian di upload ke Marketplace B, C, D, E, dll.

Tips & Trick Bermain Bisnis Semi Dropship

Kebetulan Saya pernah bermain Bisnis Semi Dropship, di artikel kali ini Saya akan membagikan beberapa tips dan trick yang pernah dicoba hingga menghasilkan.

Langkah – langkah yang akan Saya jelaskan disini berdasarkan dengan pengalaman pribadi yang tidak pernah mengikuti kursus atau hanya belajar secara otodidak.

  1. Riset Produk

Riset produk sangatlah penting ketika memulai Bisnis Semi Dropship.

Anda bisa memanfaatkan beberapa fitur yang terdapat di Marketplace seperti Hot List di Tokopedia sebagai referensi mencari produk yang laku.

Atau memanfaatkan fitur dari shopee Pencarian Populer sebagai referensi menentukan produk.

2. Mencari Supplier

Setelah melewati tahap riset hingga menentukan produk yang akan dijual, maka langkah selanjutnya adalah mencari supplier.

Dalam langkah ini terbilang sederhana, karena untuk menentukan supplier kita harus teliti jangan sampai salah pilih.

  • Tips Memilih Supplier

Usahakan memilih supplier yang berada dalam 1 Kota atau yang dekat dengan kita, tujuan dari dekatnya dengan lokasi supplier adalah untuk memudahkan mengambil barang.

Untuk mencari supplier yang 1 kota bisa dilakukan dengan menggunakan fitur dari Marketplace.

Contoh :

Hasil riset Saya untuk bisnis semi dropship adalah produk Kulit, Domisili tempat tinggal saat ini daerah Garut.

Anda bisa melakukan filter pada kolom pencarian di marketplace, seperti gambar dibawah

Di pencarian diisi dengan produk yang dicari, kemudian bagian lokasi diisi sesuai daerah anda tinggal. Contoh gambar di atas saya melakukan riset pada tas kulit di lokasi kab. Garut.

Kemudian setelah itu anda tinggal memilih beberapa supplier yang ratingnya lumayan bagus atau bisa memilih dari baris 2 ke bawah, karena rata – rata dari baris 1 merupakan produk yang menggunakan Iklan.

  • Upload Produk

Setelah menemukan supplier langkah selanjutnya adalah upload produk.

Upload produk bisa menggunakan 2 cara yakni menggunakan alat dan manual.

Khusus untuk pemula Saya lebih menyarankan menggunakan yang manual, karena membeli sebuah tools untuk mengupload barang harganya lumayan. Akan tetapi jika anda mempunyai uang lebih tidak ada salahnya, karena Saya sendiri juga menggunakan sebuah Tools untuk melakukan upload dari marketplace A ke marketplace B, C, D, dll.

Jika menggunakan yang manual, usahakan setiap hari secara rutin melakukan uploadĀ  minimal 10/20 produk dengan melakukan beberapa pengeditan pada deskripsi dan judul supaya terlihat lebih menarik.

jika dalam 1 bulan belum ada yang bertanya atau chat, maka terdapat sebuah kesalahan. Anda bisa melakukan sebuah revisi dengan menggantinya dengan produk yang lain dan menghapus produk yang lama.

  • Optimasi Produk

Untuk optimasi produk Anda bisa melakukan beberapa cara, seperti :

  1. Mengedit judul dengan menambah kata kunci yang menarik
  2. Mengedit Deskripsi produk
  3. Memanfaatkan fitur Marketplace

Untuk memanfaatkan fitur marketplace berbeda, dibukalapak biasanya untuk seller di kasih saldo untuk beriklan sebesar Rp. 20.000,- secara gratis, Anda bisa memanfaatkan itu untuk menaikan produk.

Jika di Shopee anda bisa memanfaat fitur menaikan produk, fitur ini hanya berlaku untuk 5 barang dan hanya 4 jam sekali. Sebisa mungkin anda harus bisa memanfaatkan fitur – fitur gratisan ini.

Dulu Saya menggunakan teknik ini tidak lebih dari 2 minggu sudah mendapatkan penjualan pertama.

  • Cara mengatasi Order

Jika ada yang melakukan order dan bertanya “apakah barang ready ? ” Anda bisa memastikan terlebih dahulu dengan bertanya kepada Supplier melalui fitur chat yang ada di marketplace.

Apabila barang ready anda bisa meminta No WA supplier, supaya lebih memudahkan ketika membeli barang dan memberitahukan kepada seller bahwa barang ready.

Jika pembeli sudah melakukan pembayaran, Anda bisa langsung melakukan pesanan kepada supplier.

Usahakan bangun hubungan baik dengan supplier dan jelaskan bahwa anda seorang Dropship, karena ketika Saya melakukan teknik itu mendapatkan diskon khusus lagi.

Contoh seperti Chat di atas, Saya menemukan toko beliau melalui Tokopedia kemudian meminta No WA untuk melanjutkan order.

Jika barang sudah ready di supplier, Anda bisa membelinya kemudian mengirimkannya langsung kepada pembeli.

Hampir sama dengan dropship cuma berbeda pengiriman, di teknik Semi Dropship barang dikirim secara langsung oleh kita.

Saran Marketplace : Tokopedia, Bukalapak & Shopee

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: