Syarat Sholat Tahajud Bagi Yang Akan Menjalankan

By




Banyak yang masih bingung apakah syarat sholat tahajud bagi yang ingin melaksanakannya.

Apakah harus tidur terlebih dahulu ?

Apakah jika tidak tidur dulu masih termasuk sholat tahajud ?

masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya seputar ibadah sholat sunnah tahajud.

Oleh karena itu di artikel kali ini Saya akan menjelaskan tentang syarat sholat tahajud bagi yang ingin melaksanakannya, apakah harus tidur dahulu hingga jam berapa ideal melakukannya.

Akan tetapi sebelum melaksanakan sholat tahajud, tentu saja Anda harus mengetahui tata cara melaksanakan sholat tahajud yang membahas dari mulai niat sholat – Takbiratul Ihram – hingga dzikir dan doa setelah sholat tahajud.

Hal-hal di atas perlu Anda ketahui sebagai bahan referensi untuk melakukan ibadah sholat sunnah tahajud.

Pentingnya Sholat

syarat sholat tahajud

Shalat merupakan aktivitas ketuhanan yang menyangkut perbuatan, sikap, perkataan dan gerak-gerik yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Aktivitas sholat menjadi implementasi dari rasa patuh terhadap Allah Swt dengan mengerahkan jasmaniah dan rohaniah sebagai proses peleburan eksistensi diri ke dalam eksistensi ketuhanan.

Sholat dimulai dari takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Dengan begitu sholat sangat penting dilakukan oleh semua umat muslim terutama sholat wajib.

Akan tetapi sholat sunnah Tahajud juga perlu Anda coba, karena memiliki banyak manfaat bagi yang mengerjakannya.

Ketika mengerjakan sholat jangan hanya dijadikan sebagai aktivitas untuk menggugurkan kewajiban.

Sebab sholat yang dilakukan dengan tujuan menggugurkan kewajiban semata tidak akan pernah menemukan fokus atau khusyuk.

Khusyuk ketika mengerjakan sholat berarti fokus dalam berkomunikasi dengan Allah Swt.

Karena ada yang menyebutkan bahwa sholat adalah cara komunikasi seseorang dengan tuhannya.

Jika Anda ingin melihat orang yang sedang berkomunikasi dengan Tuhannya, maka bisa melihat orang yang sedang mengerjakan sholat.

Sholat yang dilakukan dengan khusyuk berarti kita menjalankan sholat dengan penuh kepatuhan kepada Allah Swt.

Untuk mendapatkan sholat yang khusyuk tentu seseorang harus mematuhi etika dan norma yang menjadi sahnya sholat dan menjauhi hal-hal yang membatalkan sholat.

Syarat-Syarat Sahnya Sholat

do'a sholat tahajud

Untuk menjalankan sholat tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga sholat kita menjadi lebih Sah.

Syarat sholat ini tidak hanya digunakan pada saat sholat wajib saja, Akan tetapi bisa dilakukan untuk sholat sunnah seperti tahajud.

Dibawah ini adalah pendapat dari Syaikh Abdul Azhim bin Badawi Al-Khalafi tentang Syarat-syarat Sahnya Sholat :

1. Mengetahui Masuknya Waktu

bacaan sholat

Untuk mengerjakan sholat harus mengetahui waktunya terlebih dahulu.

Karena tidak akan sah sholat jika dikerjakan sebelum masuknya waktu tersebut ataupun setelah melewati waktu tersebut terkecuali terdapat beberapa halangan.

Hal ini juga berlaku untuk mengerjakan sholat tahajud.

Mengerjakan sholat tahajud ada batasnya, yakni sebelum subuh.

Karena jika dikerjakan setelah sholat subuh tidak termasuk lagi sholat tahajud.

2. Bersih Dari Hadats Besar dan Kecil (Suci)

Untuk mengerjakan sholat di wajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu supaya badan kita menjadi suci.

Karena dijelaskan dalam hadist Ibnu ‘Umar, Nabi Muhammad Saw bersabda.

“Allah tidak menerima shalat (yang dikerjakan) tanpa bersuci.”

Oleh karena itu ketika akan mengerjakan sholat sunnah tahajud, di wajibkan untuk bersuci terlebih dahulu dengan cara berwudhu.

3. Kesucian Badan, Baju dan Tempat

Ketika akan melaksanakan sholat harus memerhatikan badan, baju, dan tempat yang akan digunakan untuk sholat.

Karena salah satu sahnya sholat adalah terbebas dari najis.

Oleh karena itu ketika akan sholat, setidaknya bisa memastikan bahwa badan Anda sudah terbebas dari najis kecil seperti membasuh kemaluan setelah kencing.

Hal ini juga berlaku ketika akan melaksanakan sholat sunnah tahajud.

Setidaknya pakaian yang akan digunakan, badan dan tempat yang akan gunakan oleh Anda terbebas dari najis.

4. Menutup Aurat

Mengerjakan sholat harus dilakukan dengan menutup aurat baik laki-laki maupun perempuan.

Menutup aurat bisa dilakukan dengan menggunakan kain seperti baju, mukena, sarung, dan lain-lain.

Untuk aurat laki-laki seperti yang dijelaskan dalam hadist ‘Amr bin Syu’aib Radhiyallahu anhum bahwa aurat laki-laki dimulai dari pusar hingga ke lutut.

Sedangkan untuk wanita auratnya adalah keseluruhan tubuhnya terkecuali telapak tangan dan wajah.

Bahkan dijelaskan dalam sebuah dalil bahwa “Allah tidak menerima shalat wanita yang sudah pernah haidh (baligh) kecuali dengan mengenakan kain penutup.”

5. Menghadap Ke Arah Kiblat

Ketika akan mengerjakan sholat baik itu wajib atau sunah hendaknya menghadap ke arah kiblat.

Seperti yang tertera pada surat Al-Baqarah ayat 150 yang berisi :

“… maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya…”

6. Niat

Ketika akan mengerjakan sholat hendaknya meniatkannya terlebih dahulu.

Untuk mengetahui sholat apa yang akan dikerjaka.

Seperti akan mengerjakan sholat sunnah tahajud harus berniat terlebih dahulu.

Syarat Mengerjakan Sholat Tahajud

doa sholat tahajud

Banyak yang masih bingung apa saja syarat mengerjakan sholat tahajud.

Apakah harus tertidur terlebih dahulu sehingga bisa mengerjakan sholat tahajud ?

Atau bisa tanpa tidur ?

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ibadah sunnah pada malam hari terdapat banyak.

Tapi yang umum diketahui adalah Qiyam Lail dan tahajud.

Sehingga Anda perlu mengetahuinya terlebih dahulu supaya bisa membedakannya.

Seperti yang dijelaskan dalam Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, 34/117, Qiyam lain adalah ibadah yang dikerjakan pada malam hari baik itu bertasbih, mendengar hadist, membaca al-quran atau ibadah lainnya.

Sedangkan tahajud adalah ibadah sunnah yang berupa sholat, selain mengerjakan sholat bukan dikatakan dengan tahajud.

Mengerjakan Sholat Tahajud Harus Tertidur ?

waktu sholat

Banyak perbedaan pendapat ulama syarat mengerjakan sholat tahajud.

Sebagian ada yang mengatakan harus tertidur terlebih dahulu dan ada juga yang mengatakan tanpa harus tidur juga bisa.

Tetapi disini Saya mengutip pendapat dari ulama Madzhab Syafii yaitu Ar-Rafi’i dalam sebuah bukunya As-Syarhul Kabil beliau menjelaskan

التَّهَجُّدُ يَقَعُ عَلَى الصَّلَاةِ بَعْدَ النَّوْمِ ، وَأَمَّا الصَّلَاةُ قَبْلَ النَّوْمِ ، فَلَا تُسَمَّى تَهَجُّدًا

Artinya :

“Tahajud istilah untuk shalat yang dikerjakan setelah tidur. Sedangkan shalat yang dikerjakan sebelum tidur, tidak dinamakan tahajud.”

Setelah menyatakan keterangan di atas, Ar-Rafi’i membawakan riwayat dari katsir bin Abbas dari sahabat Al-Hajjaj bin Amr radhiyallahu ‘anhu,

يَحْسَبُ أَحَدُكُمْ إذَا قَامَ مِنْ اللَّيْلِ يُصَلِّي حَتَّى يُصْبِحَ أَنَّهُ قَدْ تَهَجَّدَ ، إنَّمَا التَّهَجُّدُ أَنْ يُصَلِّيَ الصَّلَاةَ بَعْدَ رَقْدِهِ ، ثُمَّ الصَّلَاةَ بَعْدَ رَقْدِهِ ، وَتِلْكَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Diantara kalian menyangka ketika melakukan shalat di malam hari sampai subuh dia merasa telah tahajud. Tahajud adalah shalat yang dikerjakan setelah tidur, kemudian shalat setelah tidur. Itulah shalatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ibnu Hajar dalam Talkhis Al-Habir mengatakan,

Sanadnya hasan, dalam sanadnya ada perawi yang bernama Abu Shaleh, juru tulis Imam Al-Laits, dan Abu Shaleh ada kelemahan. Hadis ini juga diriwayatkan At-Thabrani, dengan sanad dari Ibnu Lahai’ah. Dan riwayat kedua ini dikuatkan dengan riwayat jalur sebelumnya.

Sumber Syarat tahajud : Konsultasisyariah.com

Waktu Ideal Mengerjakan Sholat Tahajud

niat sholat tahajud

Sholat tahajud merupakan sholat yang dilakukan pada malam hari setelah terbangun dari tidur.

Ibadah ini merupakan sunnah, sehingga tidak ada paksaan untuk melaksanakannya.

Akan tetapi jika Anda bisa melakukannya kenapa tidak.

Terus, jam berapa idealnya melakukan sholat sunnah tahajud ?

Waktu pelaksanaan sholat tahajud dimulai dari sesudah isya hingga sebelum subuh.

Beberapa pendapat juga mengatakan bahwa pada malam hari itu terbagi menjadi tiga bagian.

Untuk mengerjakan sholat sunnah tahajjud lebih ideal dikerjakan di sepertiga malam atau sekitar pukul 03.00.

Kesimpulan

Jika melihat dari pendapat salah satu ulama madzhab syafi’i, dapat disimpulkan bahwa sholat tahajud dikerjakan setelah bangun tidur dan jika belum tertidur tidak termasuk tahajud.

Terima Kasih telah berkunjung dan membaca Syarat Sholat Tahajud Bagi Yang Akan Menjalankan

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: