Dari Organisasi Sekolah, Hingga Masuk Komunitas Pendidikan Garut

By

KOMPEGA (Komunitas  Pendidikan Garut) adalah Komunitas yang bergerak dibidang pendidikan yang ada di Garut, Saya masuk KOMPEGA ketika kelas 3 SMK semester 2. Setelah menjadi demisioner di OSIS dan Pramuka SMK Pasundan 1 Garut.

Sejarah KOMPEGA

Terciptanya Kompega sekitar tahun 2013/2014, dimana pada waktu itu Kompega berisikan mahasiswa – mahasiwa yang ada di Garut seperti UNIGA, STTG, STKIP, dll

Salah satu inisiator pendiri Komunitas Pendidikan Garut yang Saya kenal adalah Kang Dian Eldo Nugraha dan Kang Yoga Rahadia yang berasal dari kampus STKIP Garut.

Keduanya merupakan aktivis di kampus, seperti Kang Eldo yang pernah menjabat sebagai ketua KAMMI Garut dan Kang Yoga pernah menjadi Duta Genre Garut.

Akan tetapi Kompega yang dirintis oleh beliau tidak berjalan lancar, karena rata – rata relawan Kompega adalah aktivis kampus sehingga mempunyai kesibukan masing – masing di kampusnya sendiri.

Sehingga untuk bisa berkontribusi di Kompega sangat minim, itulah kenapa dulu Komunitas ini sempat tidak aktif.

Di tahun 2014 Kompega sempat diaktifkan kembali oleh Kang Eldo bersama rekan – rekannya dari Mahasiswa STKIP, beberapa kegiatan telah dilaksanan seeperti Pesantren Kilat. Karena pada waktu itu relawan Kompega sebagian besaral dari STKIP yang rata – rata semester 6, komunitas ini tidak berjalan lama karena kesibukan relawan kompega untuk fokus ke pendidikannya seperti KKN dan PPL.

Berawal Dari English Club

Sempat tidak aktif sekitar 1 tahun lamanya, Kompega kembali aktif sekitar tahun 2016 hingga sekarang. Kebangkitan Kompega berawal dari kegiatan PPL Kang Eldo ke SMK Pasundan 1 Garut.

Kebetulan ketika kegiatan PPL berlangsung Saya masih menjabat sebagai OSIS, sehingga para mahasiswa yang PPL sering menghubungi Saya untuk membuat sebuah kegiatan atau ekstrakulikuler tamabahn selama PPL berlangsung. Disanalah awal mula Saya sering berinteraksi dengan Kang eldo sebagai pendiri Kompega.

Kegiatan pertama yang Saya lakukan dengan Mahasiswa PPL adalah English Club, karena kebetulan Kang Eldo mengajar Bahasa Inggris.

Waktu itu Saya masih kelas 3 SMK Semester 2, sehingga kegiatan English Club sangat cocok untuk menambah pengetahuan para siswa, karena selain membahas seputar Bahasa Inggris kegiatan tersebut juga beberapa kali membahas tentang soal – soal Ujian Nasional.

Disitulah Saya sangat intens berkomunikasi dengan Kang Eldo hingga berdiskusi untuk memutuskan membuat sebuah Komunitas Pendidikan (KOMPEGA) Pasundan.

Kompega Pasundan

KOMPEGA PASUNDAN ini khusus untuk para siswa – siswi yang bersekolah di SMK Pasundan 1 Garut, tujuan awal dari kegiatan ini sebagai tambahan belajar dalam menghadapi UN.

Walaupun Kang Eldo dan rekan Рrekannya sudah selesai kegiatan PPL, akan tetapi Kompega Pasundan ini masih berjalan dengan dampingan yang rutin dari beliau hingga Saya selesai UN. Dari sanalah awal mula kebangkitan Komunitas Pendikan  Garut.

Kompega Pasundan hanya bertahan selam 3/4 bulan hingga Saya selesai UN, setelah disana Kompega Pasundan bubar kembali. Akan tetapi Komunikasi Saya dan Kang Eldo masih terjalin, hingga beberapa kali di undang ke STKIP untuk mengikuti seminar, Seperti Seminar Teknologi yang diadakan oleh Telkomsel.

Setelah Saya lulus dari SMK Pasundan 1 Garut, Kang Eldo bersama rekan – rekan yang dulu kembali merintis Kompega dan mengajak kepada Saya untuk bergabung bersama Relawan Kompega.

Awal Mula Kebangkitan Kompega

Kegiatan awal yang dilaksanakan Komunitas Pendidikan Garut setelah lama tidak aktif adalah KOMPEGA Goes To School ke SDIT yang ada di bayongbong.

Kegiatan yang dilaksanakan pada saat itu bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dilaksanakan selama 2 Hari. Dimana hari pertama mengadakan perlombaan 17’n dan di hari kedua nonton bersama tentang pahlawan yang berjuang membela kemerdekaan indonesia.

Dana untuk kegiatan tersebut berasal dari anggota Kompega yang patungan, karena Kompega baru kembali bangkit sehingga belum mempunyai sponsor dana yang tetap.

Akan tetapi dari kegiatan tersebut, Komunitas Pendidikan Garut bisa lebih dikenal oleh banyak karena program yang unik dan berbeda.

Sehingga ada dari pihak Darajat yang memberikan penghargaan kepada pihak Kompega setelah melihat acara tersebut dengan memberikan tiket masuk gratis untuk 10 Orang.

Program 1 Jam Mengajar

Setelah kegiatan Goes To School sukses dilaksanakan, Kompega lebih rutin mengadakan kegiatan – kegiatan sosial seperti 1 Jam Mengajar.

Program 1 Jam Mengajar ini dilakukan 1 minggu 1 x dan diadakan di Panti Asuh Ruhama.

Yang mencanangkan program ini adalah Kang Eldo, kebetulan beliau mengjar di Panti Asuhan Ruhama sehingga untuk mengadakan kegiatan ini tidak terlalu sulit.

Tujuan dari program ini selain berbagi tentang ilmu juga mengasah para relawan yang mengajar supaya lebih terbiasa memaparkan materi didepan umum.

Peminat relawan yang ingin ikut di kegiatan 1 Jam Mengajar terbilang cukup banyak, sehingga dalam 1 minggu hanya dibatasi 2 Orang.

Kumpulan Kompega

Kumpulan Kompega terbilng jarang, karena kesibukan anggotannya. Akan tetapi walau jarang ada kumpulan, hampir setiap bulan komunitas ini selalu mengadakan kegiatan selain 1 Jam Mengajar.

Kompega lebih sering diskusi di Grup WhatsApp, sehingga ketika rapat secara langsung sudah ada bahasan yang sudah disiapkan, karena sebelumnnya sudah dibahas di dalam grup WhatsApp. Rata – rata kumpulan untuk mengadakan suatu kegiatan tidak lebih dari 5 kali, karena mengejar efektifitas waktu dan menyesuaikan kesibukan masing masing.

Walaupun jarang kumpulan, tetapi dalam mengadakan suatu kegiatan Kompega terbilang selalu sukses.

Sistem Keanggotaan Kompega

Sistem keangotaan di Kompega tidak berbentuk anggota seperti organisasi atau komunitas lainnya melainkan menggunakan sistem Relawan.

Alasan lain menggunakan sistem Relawan supaya tidak mengikat seseorang yang ingin ikut kedalam kegiatan kompega, sehingga siapapun bisa ikut dalam kegiatan Kompega dengan menjadi relawan.

Akan tetapi walau berbentuk sistem Relawan, struktur Organisasi Kompega tetap ada.

Struktur Organisasi di Kompega disebut dengan RELAWAN INTI (RI).

Relawan Inti adalah orang – orang yang sudah lama aktif dan berkontribusi di Kompega, jabatan Saya di Relawan Inti Kompega sebagai anggota Bidang Jurnalistik.

Sumber Dana Kompega

Kompega sampai saat ini belum mempunyai anggaran dana yang tetap, sehingga dalam melaksanakan sebuah kegiatan selalu patungan di relawan atau mengajukan Proposal kerjasama ke instansi.

Bahkan beberapa Instansi Pemerintah pernah bekerjasama dengan Kompega seperti Dina Pendidika, Dinas Perpustakaan Garut, BNN, dll.

ketika bekerjasama dengan Instansi biasanya mereka memfasilitasi untuk kebutuhan kegiatan bukan melainkan dana. Seperti ketika bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Garut (DISPUSIP), mereka memberikan fasilitas mobil untuk membawa perpustakaan berjalan.

KOMPEBA (Komunitas Pendidikan Bandung)

Kompega sampai saat ini masih berjalan di Garut dan sudah berubah nama menjadi KOMPENAS (Komunitas Pendidikan Nasional), tujuan dari berubahnya nama Kompega Menjadi Kompenas adalah untuk memperlebar sayapnya ke daerah – daerah lain.

Terbukti dengan berubahnya nama menjadi Kompenas, cabang Komunitas ini semakin bertambah seperti di bandung : KOMPEBA (Komunitas Pendidikan Bandung), inisiator yang mendirikan Kompeba bandung merupakan salah satu anggota Kompega yang sedang berkuliah di bandung.

Jadi beliau membangun Komunitas Pendidikan Bandung sebagai cabang dar Kompenas.

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: